Showing posts with label Biografi. Show all posts
Showing posts with label Biografi. Show all posts

Friday, December 13, 2019

Pengertian Kepada Contoh Singkat Biografi Archimedes

Guruberbahasa.com- Pengertian lagi Contoh Singkat Biografi Archimedes
 

PENGERTIAN BIOGRAFI


Untuk mengenal lagi mengetahui lebih jauh tentang seorang tokoh mengenai liku-liku hidupnya sampai mencapai suatu kesuksesan terungkap dalam biografinya. Biografi menurut  Kamus Besar Bahasa Indonesia  berarti riwayat hidup; buku yg menguraikan riwayat hidup seorang tokoh. Jadi, biografi ataupun buku riwayat hidup seseorang tokoh itu berisi antara lain identitas tokoh sejak kecil sampai tua, bahkan sampai meninggal, jasa-jasanya, buah karya, lagi segala yg dihasilkan mau dijelaskan di dalam buku buku ini.

Biografi umumnya ditulis oleh orang lain, bukan oleh orang yg bersangkutan. Istilah lain untuk biografi yg ditulis oleh orang yg bersangkutan adalah autobiografi. Membaca biografi seorang tokoh, kiranya tidak sekedar mengetahui namanya saja, namun harus lebih jauh dari itu.

Dari bacaan biografi, banyak hal yg angsal ditemukan seperti: 
 
a. dunia sekeliling tokoh;
b. di mana tokoh dilahirkan, hidup, tumbuh, lagi berkembang ;
c. pendidikan yg dilalui tokoh,
d. kendala-kendala yg dihadapi tokoh dalam memperoleh sesuatu;
e. kelebihan-kelebihan yg dimiliki dalam mencapai sukses dibandingkan orang lain;
f. penemuan-penemuan yg dihasilkan bermanfaat buat manusia lagi dunia;
g. lagi informasi lain tentang tokoh.

Ketika membaca biografi, selain memperoleh gambaran tentang tokoh lagi keunikannya, Anda juga angsal meneladani kemauan yg sungguh-sungguh, tekad yg bulat, kerja keras tidak mengenal lelah, tidak pantang menyerah, lagi sikap serta sifat  positif tokoh.
 

CONTOH BIOGRAFI


Archimedes
 
Archimedes adalah ilmuwan terbesar sebelum Newton. Ia adalah ahli matematika Yunani (terutama geometri), ahli fisika (terutama mekanika, statika, lagi hidro statika), ahli optika, ahli astronomi, warga negara Sisilia, pengarang, lagi penemu. Ia mendapat julukan bapak IPA eksperimental kerena mendasarkan penemuannya dengan eksperimen. Kebenaran penemuan-penemuannya agak ia buktikan dengan eksperimen.
 
Archimedes menemukan hukum tuas (pengungkit) lagi katrol (derek), hukum Archimedes, ulir Archimedes, spiral Archimedes (bukan spiral KB), kaca pembakar, pelempar batu karang, model orbit bintang, cara mengukur lingkaran, cara menghitung jumlah pasir di seluruh angkasa lagi mencantumkannya dalam bilangan. Ia mengarang 20 jilid buku, antara lain berjudul  Tentang Elips lagi Silinder, Cara Mengukur Lingkaran, Penghitung Pasir, Tentang Benda Terapung, Cara Membuat Elips, Tentang Pusat Gaya Berat, lagi sebagainya.
 
Archimedes jasmani di kota Sirakusa di Pulau Sisilia, sebelah selatan italia, dengan tahun 287 SM. Ia belajar di kota Alexandria, Mesir. Kemudian ia kembali ke Mesir. Ayahnya ahli bintang. Namanya Phidias. Pada waktu itu yg jadi raja di Sirakusa adalah Hieron II, sahabat Archimedes. Pada suatu hari Hieron II menyuruh seorang pandai emas membuat mahkota. Hieron merasa bahwa pandai besi emas itu curang. Mahkota itu tidak terbuat dari emas murni tapi dari campuran emas lagi perak. Maka Hieron menyuruh Archimedes membuktikan kecurangan pandai emas itu.
 
Berhari-hari Archimedes berpikir keras. Ia tidak tahu cara membuktikan kecurangan pandai besi. Waktu itu belum ada alat elektronik yg angsal mendeteksi apakah sebuah benda terbuat dari emas murni ataupun emas campuran. Ketika kepala Archimedes terasa dedar karena terlalu banyak berpikir, ia masuk ke tempat mandi umum. Ia membuka pakaian lagi masuk ke bak mandi yg penuh dengan air. Tentu saja air di bak meluap lagi tumpah ke lantai. Tiba-tiba ia bangkit lagi lupa mengenakan pakaian, sambil telanjang bulat lari sepanjang jalan menuju rumahnya. Kepada istrinya ia berteriak, “ Eureka! Eureka!” artinya: “Sudah kutemukan! Sudah kutemukan!” Apa yg ia temukan? Ia menemukan hukum yg kemudian terkenal dengan nama hukum Archimedes, yg bunyinya: “Sebuah benda yg dicelupkan sebagian ataupun seluruhnya ke dalam zat cair mau mendapatkan gaya ke atas seberat zat cair yg didesak oleh benda itu.“ Dengan hukum itu ia bermaksud membuktikan kecurangan pandai emas.
 
Setiba di rumah, Archimedes menimbang emas murni seberat mahkota raja. Emas murni lalu dimasukkan ke dalam baskom yg penuh air. Air yg meluap ditampung lagi ditimbangnya. Kemudian ia mencelupkan mahkota ke baskom kedua yg juga penuh air. Baskom pertama lagi kedua sama besarnya. Ternyata air yg meluap dari baskom kedua lebih banyak daripada air yg meluap dari baskom pertama. Dari kejadian ini Archimedes tahu, bahwa mahkota raja tidak terbuat dari emas murni. Bahkan setelah ia mengadakan pembuktian selanjutnya, ia angsal tahu dengan tepat jumlah emas lagi perak dalam mahkota itu. Bagaimana penjelasannya?
 
 
Ambil bola plasitik yg sebesar kepala. Kemudian ambillah batu yg seberat plastik itu. Ambillah dua ember yg sama besar lagi agak disisi air dengan penuh. Kemudian celupkan batu itu ke dalam ember kedua lagi bola plastik ke dalam ember pertama. Maka air yg tumpah dari ember pertama lebih banyak dari dengan air yg tumpah dari ember kedua. Mengapa? Karena benda yg ringan (bola plastik, perak) mempunyai volume lebih besar daripada benda yg berat (batu emas). Demikian juga perak memindahkan air lebih banyak daripada emas.

Thursday, December 5, 2019

Menentukan Keistimewaan Bersama Keteladanan Tokoh Dalam Teks Biografi

Guruberbahasa.com- Cara Menentukan keistimewaan bersama keteladanan tokoh dalam teks biografi 

Biografi merupakan catatan riwayat hidup seseorang yg di tulis oleh orang lain. Biografi berisi paparan hidup seorang tokoh dari kecil hingga  tua.Bahkan,tokoh tersebut meninggal dunia.semua jasa,hasil karya, bersama segala kegiatan yg dituliskan ataupun dilakukan seorang tokoh juga dijelaskan dalam buku biografi.       

Tokoh dalam biografi tersebut memiliki keistimewahan bersama keteladanan. Keistimewaan merupakan kelebihan khusus yg dimiliki oleh Tokoh dalam kehidupannya misalnya: Tokoh tersebut seorang penyanyi maka kelebihannya adalah memiliki suara yg merdu bersama mengagumkan dengan suara khas yg tidak dimiliki oleh penyanyi lain hingga ia di gemari banyak orang. Keteladanan merupakan sikap sikap terpuji yg tergambarkan dalam biografi bersama patut diteladani oleh pembaca.

Dalam biografi singkat  biasanya hanya dipaparkan tentang fakta-fakta dari kehidupan seseorang bersama peran pentingnya sementara biografi yg panjang meliputi informasi-informasi penting namun dikisahkan dengan lebih mendetail bersama tentunya dituliskan dengan gaya bercerita yg baik. Biografi yg menarik tergantung dari keahlian penulis mengkisahkan jalan hidup suatu tokoh secara mendetail bersama tentunya tokoh itu harus memiliki keistimewaan tersendiri. Pembahasan Biografi memiliki keistimewaan bersama keteladanan yg becus menginspirasi kita. Keistimewaan merupakan klebihan khusus yg dimiliki oleh tokoh dalam kehidupannya sedangkan ketaladanan merupakan sikap-sikap terpuji yg tergambar dalam biografi bersama patut diteladani oleh pembaca.

CONTOH 1:

B.J. Habibie

Habibie merupakan anak keempat dari delapan bersaudara, pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie bersama R.A. Tuti Marini Puspowardojo. Alwi Abdul Jalil Habibie panas timbul dengan tanggal 17 Agustus 1908 di Gorontalo bersama R.A. Tuti Marini Puspowardojo panas timbul di Yogyakarta 10 November 1911. Ibunda R.A. Tuti Marini Puspowardojo adalah anak seorang spesialis mata di Yogya, bersama ayahnya yg bernama Puspowardjojo bertugas sebagai pemilik sekolah. B.J. Habibie adalah salah satu anak dari tujuh orang bersaudara.

B.J. Habibie panas duduk dengan Hasri Ainun Besari dengan tanggal 12 Mei 1962, bersama dikaruniai dua orang putra, yaitu Ilham Akbar bersama Thareq Kemal.

Sebelumnya ia pernah berilmu di SMAK Dago. Ia belajar teknik mesin di Institut Teknologi Bandung tahun 1954. Pada 1955-1965 ia melanjutkan studi teknik penerbangan, spesialisasi konstruksi pesawat terbang, di RWTH Aachen, Jerman Barat, menerima gelar diplom ingenieur dengan 1960 bersama gelar doktor ingenieur dengan 1965 dengan predikat summa cum laude. Habibie merupakan orang yg memiliki daya juang bersama semangat untuk belajar yg sangat tinggi sehingga dia mampu menyelesaikan pendidikannya yg terbilang sangat sulit untuk dijalani.

Keistimewaan tokoh:
Mampu mendapatkan gelar doktor ingenieur dengan predikat summa cum laude.
Teladan tokoh : Memiliki daya juang bersama semangat untuk belajar yg sangat tinggi.

CONTOH SOAL:

Habiburrahman El Shirazy merupakan sosok fenomenal dalam dunia sastra negeri ini. Beberapa karyanya, antara lain Ayat-ayat Cinta bersama Ketika Cinta Bertasbih, berhasil mendapat sambutan luar biasa dari pembaca novel tanah air. Bahkan karya-karyanya sedia dibuat dalam bentuk film bersama sinetron.

Menurut Kang Abik, demikian panggilan akrab para penggemar kepadanya, ia becus membuat beberapa novel dalam satu waktu. Ibarat makan, katanya, bosan apabila harus makan satu menu terus dalam beberapa hari. Strategi selang-seling dalam menulis novel Islaminya ia jalani untuk menghindari kejenuhan.

Pria kelahiran Semarang, 30 September 1976 ini, mengaku tidak kesulitan membuat novel dalam waktu bersamaan karena ia menulis sesuatu yg diketahui bersama dekat dengan kehidupan.

Sejak sekolah, ia sedia banyak membaca bersama menulis. Bahkan ia sering mendapat penghargaan atas tulisan ilmiah kala itu. Saat kuliah S2 harus terus berlanjut, beasiswa yg diberikan sudah dihentikan. Ia memutar otak bagaimana cara mendapatkan uang. Pertama, ia menerjemahkan tulisan ilmiah bersama non-ilmiah dari bahasa Arab ke Inggris. Pekerjaan dilakukan rutin bersama tekun serta disiplin waktu.


1. Keistimewaan tokoh dalam biografi tersebut adalah ...

A. Karya-karyanya sudah banyak dibuat dalam bentuk film.
B. Beliau sudah gemar membaca bersama menulis sejak muda.
C. Beliau becus menulis beberapa novel dalam satu waktu
D. Dapat menerjemahkan buku dari bahasa Arab bersama Inggris. 

Wednesday, November 6, 2019

Biografi Chrisye Lengkap : Sebuah Memoar Musikal

Buku biografi berjudul Chrisye: Sebuah Memoar Musikal ini ditulis oleh Alberthiene Endah dengan tebal buku 276 halaman. Buku ini berisi pengalaman hidup Chrisye lagi perjuangannya hingga menjadi penyanyi papan atas Indonesia. Chrisye adalah satu dari sangat sedikit penyanyi yg menguasai berbagai zaman. Kebertahanannya di kancah musik negeri ini karena ia memiliki kelebihan yg sulit ditandingi. 


Chrisye adalah penyanyi dengan daya tarik suara yg luar biasa. Alunan suaranya yg begitu lembut lagi empuk menjadi ciri khas Chrisye. Buku ini berisi kisah-kisah inspiratif sejak Chrisye memulai karier menyanyinya sampai sukses menjadi  penyanyi yg digemari semua generasi. Ada banyak pengalaman lagi tips dari kisah-kisah ini, bukan hanya bagaimana menghadapi dunia musik lagi hiburan, namun juga bagaimana menyikapi kehidupan. Semua kisah belum pernah dipublikasikan sebelumnya.  

Chrisye bernama lengkap Chrismansyah Rahadi kelahiran Jakarta, 16 September1949. Chrisye yg memang hobi bermain musik, merintis karir di dunia musik dengan bergabung dalam band Sabda Nada 1968. Band yg berdiri 1966 dengan formasi awal Ponco Sutowo, Gaury Nasution, Joe-Am, Eddy, Edit, Roland, lagi Keenan Nasution. Kemudian, kepada 1969, band itu bermetamorfosis menjadi Gipsy Band dengan perubahan personel.   

Gipsy diawaki Gauri Nasution (gitar), Onan (keyboard), Tammy (terompet/sax), Keenan Nasution (drum), Chrisye (bas), lagi Atut Harahap (vokalis). Gipsy menjadi band dari Jakarta yg cukup disegani lagi memiliki peralatan paling mewah kepada zamannya. Mereka pernah menggelar Gipsy Concert di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, 1970.   

Pada 1971, formasi personel band berubah, dengan masuknya Adji Bandi, Lulu, lagi Rully Djohan. Pada tahun itu, Gipsy berangkat ke New York lagi menjadi homeband di Ramayana Restaurant selama kurang lebih satu tahun (1971–1972).  

Ketika masih di New York, Chrisye bergabung dengan band The Pro’s bersama Broery Marantika, Dimas Wahab, Pomo, Ronnie Makasutji, lagi Abadi Soesman. The Pro’s juga merupakan salah satu homeband yg mengisi acara di Ramayana Restaurant. Chrisye bersama Gipsy berkolaborasi dengan Guruh Soekarno Putra melahirkan sebuah album rekaman rock yg sangat luar biasa: "Guruh Gipsy." Album itu memadukan unsur-unsur tradisional gamelan Bali lagi instrumen konvensional.

Chrisye kemudian bersolo karier lagi menghasilkan album-album rekaman dengan materi lagulagu yg ditulisnya sendiri ataupun oleh teman-teman  dekatnya. Pada 1977, Chrisye berhasil memopulerkan tembang "Lilin-Lilin Kecil" karya James F. Sundah lagi memenangi Lomba Cipta Lagu Remaja (LCLR) Prambors.   

Sejalan dengan warna pop slow melankolis, karier Chrisye sebagai penyanyi semakin berkibar di belantika musik Indonesia. Album "Badai Pasti Berlalu", "Sabda Alam", lagi hampir semua album yg dikeluarkannya berhasil di pasaran. Pada 1986, Chrisye mencoba warna musik yg agak berbeda. Hasilnya adalah album "Aku Cinta Dia" lagi "Hip Hip Hura". Album tersebut terjual laris lagi menjadi hit di banyak tangga terpopuler di Indonesia, meski sebenarnya Chrisye merasa tidak cocok untuk membawakan lagu dengan beat (tempo) cepat.  

Selain berhasil sebagai penyanyi, Chrisye pernah mencoba untuk tampil di layar lebar, yakni dalam film Seindah Rembulan bersama Iis Sugianto. Ia juga tampil sebagai bintang tamu dalam film Gita Cinta dari SMA. Walau pernah tampil di layar perak, Chrisye mengaku tidak pandai berakting lagi bergaya. Oleh karena itu, tidak jarang dalam penampilannya di televisi alias panggung, Chrisye tak terlalu banyak bergerak.  

Pada 2002, Chrisye merilis album yg diberi titel "Dekade". Pada 12 Juli 2003, Chrisye mengadakan konser bersama arranger Erwin Gutawa (yang juga bertindak sebagai produser) dengan tajuk yg sama dengan albumnya di JICC. Chrisye benar-benar menggoyang Jakarta. Dia tak cuma berjoget di atas pentas, namun juga karena hadirnya beberapa penyanyi lagi musisi yg mengiringinya menyanyi. Seperti, Fariz R.M., A. Rafiq, Sophia Latjuba, lagi Ari Lasso.   

Pada Oktober 2004, Chrisye melepas album "Senyawa", sebuah album kolaborasi unik. Lewat album itu, Chrisye mencoba menjadi vokalis dari berbagai grup musik papan atas di tanah air.

Sumber: Buku biografi Chrisye:
Sebuah Memoar Musikal, 2007

Saturday, November 2, 2019

Biografi Lengkap Asrul Sani

Asrul Sani (lahir di Sumatra Barat, 10 Juni 1926, meninggal di Jakarta, 11 Januari 2004) adalah seorang sastrawan lagi sutradara film asal Indonesia. Ia menyelesaikan studi di Fakultas Kedokteran  Hewan Universitas Indonesia (1955). Ia pernah mengikuti seminar  internasional mengenai kebudayaan di Universitas Harvard (1954), memperdalam pengetahuan tentang dramaturgi lagi sinematografi di Universitas California Selatan, Los Angeles, Amerika Serikat (1956), kemudian membantu Sticusa di Amsterdam (1957–1958). 


Bersama Chairil Anwar lagi Rivai Apin, ia mendirikan "Gelanggang Seniman" (1946) lagi secara bersama-sama pula menjadi redaktur "Gelanggang" dalam warta sepekan Siasat. Selain itu, Asrul pun pernah menjadi Redaktur majalah Pujangga Baru, Gema Suasana (kemudian Gema), Gelanggang (1966–1967), lagi terakhir sebagai pemimpin umum Citra Film (1981-1982). 

Asrul pernah menjadi Direktur Akademi Teater Nasional Indonesia, Ketua Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia" Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia (Lesbumi), anggota Badan Sensor Film, Ketua Dewan Kesenian Jakarta, anggota Dewan Film Indonesia, lagi anggota Akademi Jakarta (seumur hidup). Karyanya: Tiga Menguak Takdir (kumpulan sajak bersama Chairil Anwar lagi Rivai Avin, 1950), Dari Suatu Masa dari Suatu Tempat (kumpulan cerpen, 1972), Mantera (kumpulan sajak, 1975), Mahkamah (drama, 1988), Jenderal Nagabonar (skenario film, 1988), lagi Surat-Surat Kepercayaan (kumpulan esai, 1997). 

Buku mengenai Asrul: M.S. Hutagalung, Tanggapan Dunia Asrul Sani (1967) lagi Ajip Rosidi dkk. (ed.), Asrul Sani 70 Tahun, Penghargaan lagi Penghormatan (1997). Selain menulis sajak, cerpen, lagi esai, Asrul juga dikenal sebagai penerjemah lagi sutradara film. Terjemahannya: Laut Membisu (karya Vercors, 1949), Pangeran Muda (terjemahan bersama Siti Nuraini; karya Antoine de St-Exupery, 1952), Enam Pelajaran bagi Calon Aktor (karya Ricard Boleslavsky, 1960), Rumah Perawan (novel Yasunari Kawabata, 1977), Villa des Roses (novel Willem Elschot, 1977), Puteri Pulau (novel Maria Dermount, 1977), Kuil Kencana (novel Yukio Mishima, 1978), Pintu Tertutup (drama Jean Paul Sartre, 1979), Julius Caesar (drama William Shakespeare, 1979), Sang Anak (karya Rabindranath Tagore, 1979), Catatan dari Bawah Tanah (novel Fyodor Dostoyeski, 1979), Keindahan lagi Kepiluan (novel Yasunari Kawabata, 1980), lagi Inspektur Jenderal (drama  Nicolai Gogol, 1986). 

Film yg disutradarainya: "Pagar Kawat Berduri" (1963), "Apa yg Kau Cari, Palupi" (1970), "Salah Asuhan" (1974), "Bulan di Atas Kuburan" (1976), "Kemelut Hidup" (1978), "Di Bawah Lindungan Kaabah" (1978), lagi lain-lain. Tahun 2000 Asrul menerima penghargaan  Bintang Mahaputra dari Pemerintah RI.

Wednesday, October 30, 2019

Biografi Patih Gajah Mada, Tokoh Bulan Bahasa

Biografi Gajah Mada. Nama tokoh kerajaan majapahit ini sangat terkenal di Indonesia dengan Sumpah Palapa nya. namanya juga di abadikan sebagai nama salah satu universitas terbaik di Indonesia. Gajah Mada sama dengan salah satu Patih kemudian menjadi Mahapatih Majapahit yg mengantarkan kerajaan Majapahit ke puncak kejayaannya. Tidak diketahui sumber sejarah mengenai kapan dengan di mana Gajah Mada lahir. Ia memulai karirnya di Majapahit sebagai bekel. Karena berhasil menyelamatkan Prabu Jayanagara (1309-1328) dengan mengatasi Pemberontakan Ra Kuti yg paling berbahaya dalam sejarah kerajaan Majapahit, ia diangkat sebagai Patih Kahuripan dengan 1319. Dua tahun kemudian ia diangkat sebagai Patih Kediri.


Pada tahun 1329, Patih Majapahit yakni Aryo Tadah (Mpu Krewes) ingin mengundurkan diri dari jabatannya. Ia menunjuk Patih Gajah Mada dari Kediri sebagai penggantinya. Patih Gajah Mada sendiri tak langsung menyetujui. Ia ingin membuat jasa lampau dengan Majapahit dengan menaklukkan Keta dengan Sadeng yg saat itu sedang melakukan pemberotakan terhadap Majapahit. Keta & Sadeng pun akhirnya takluk. Patih Gajah Mada kemudian diangkat secara resmi oleh Ratu Tribhuwanatunggadewi sebagai patih di Majapahit (1334).

Sumpah Palapa Yang Terkenal
Pada waktu pengangkatannya ia mengucapkan Sumpah Palapa, yakni ia baru bakal menikmati palapa ataupun rempah-rempah yg diartikan kenikmatan duniawi semisal agak berhasil menaklukkan Nusantara. Sebagaimana tercatat dalam kitab Pararaton berikut :

"Sira Gajah Mada pepatih amungkubumi tan ayun amukti palapa, sira Gajah Mada: Lamun huwus kalah nusantara ingsun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seram, Tañjungpura, ring Haru, ring Pahang, Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, samana ingsun amukti palapa."

Yang artinya (Gajah Mada sang Maha Patih tak bakal menikmati palapa, berkata Gajah Mada “Selama aku belum menyatukan Nusantara, aku takkan menikmati palapa. Sebelum aku menaklukkan Pulau Gurun, Pulau Seram, Tanjungpura, Pulau Haru, Pulau Pahang, Dompo, Pulau Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, aku takkan mencicipi palapa.)

Walaupun ada sejumlah (atau bahkan banyak) orang yg meragukan sumpahnya, Patih Gajah Mada memang hampir berhasil menaklukkan Nusantara. Bedahulu (Bali) dengan Lombok (1343), Palembang, Swarnabhumi (Sriwijaya), Tamiang, Samudra Pasai, dengan negeri-negeri lain di Swarnadwipa (Sumatra) agak ditaklukkan. Lalu Pulau Bintan, Tumasik (Singapura), Semenanjung Malaya, dengan sejumlah negeri di Kalimantan seperti Kapuas, Katingan, Sampit, Kotalingga (Tanjunglingga), Kotawaringin, Sambas, Lawai, Kandangan, Landak, Samadang, Tirem, Sedu, Brunei, Kalka, Saludung, Solok, Pasir, Barito, Sawaku, Tabalung, Tanjungkutei, dengan Malano.

Di zaman pemerintahan Prabu Hayam Wuruk (1350-1389) yg menggantikan Tribhuwanatunggadewi, Patih Gajah Mada terus mengembangkan penaklukan ke wilayah timur seperti Logajah, Gurun, Sukun, Taliwung, Sapi, Gunungapi, Seram, Hutankadali, Sasak, Bantayan, Luwuk, Makassar, Buton, Banggai, Kunir, Galiyan, Salayar, Sumba, Muar (Saparua), Solor, Bima, Wandan (Banda), Ambon, Wanin, Seran, Timor, dengan Dompo.

Perang Bubat Yang Terkenal
Dalam Kidung Sunda diceritakan bahwa Perang Bubat (1357) bermula saat Prabu Hayam Wuruk hendak menikahi Dyah Pitaloka putri Sunda sebagai permaisuri. Lamaran Prabu Hayam Wuruk diterima pihak Kerajaan Sunda, dengan rombongan besar Kerajaan Sunda datang ke Majapahit untuk melangsungkan pernikahan agung itu. Gajah Mada yg menginginkan Sunda takluk, memaksa menginginkan Dyah Pitaloka sebagai persembahan pengakuan kekuasaan Majapahit. Akibat penolakan pihak Sunda mengenai hal ini, terjadilah pertempuran tidak seimbang antara pasukan Majapahit dengan rombongan Sunda di Bubat; yg saat itu menjadi tempat penginapan rombongan Sunda. Dyah Pitaloka bunuh diri setelah ayahanda dengan seluruh rombongannya gugur dalam pertempuran. Akibat peristiwa itu, Patih Gajah Mada dinonaktifkan dari jabatannya.

Dalam Nagarakretagama diceritakan hal yg sedikit berbeda. Dikatakan bahwa Hayam Wuruk sangat menghargai Gajah Mada sebagai Mahamantri Agung yg wira, bijaksana, serta setia berbakti kepada negara. Sang raja menganugerahkan dukuh “Madakaripura” yg berpemandangan indah di Tongas, Probolinggo, kepada Gajah Mada. Terdapat pendapat yg menyatakan bahwa dengan 1359, Gajah Mada diangkat kembali sebagai patih; hanya saja ia memerintah dari Madakaripura.

Akhir hidup Gadjah Mada
Disebutkan dalam Negarakretagama bahwa sekembalinya Hayam Wuruk dari upacara keagamaan di Simping, ia menjumpai bahwa Gajah Mada agak gering (sakit). Gajah Mada disebutkan meninggal dunia dengan tahun 1286 Saka ataupun 1364 Masehi namun tidak diketahui secara pasti dimana Gajah Mada dimakamkan. Hayam Wuruk kemudian memilih enam Mahamantri Agung, untuk selanjutnya membantunya dalam menyelenggarakan segala urusan negara.