Showing posts with label Ceramah. Show all posts
Showing posts with label Ceramah. Show all posts

Monday, December 2, 2019

Contoh Ceramah Pendek Bersama Singkat: Urgensi Bersama Hikmah Sholat

Guruberbahasa.com- Urgensi lalu Hikmah Sholat

Segala puji bagi Allah, teriring doa lalu keselamatan semoga terlimpah atas nabi lalu rasul termulia: Muhammad SAW, juga  atas keluarga lalu para sahabat, serta kepada semua yg mengikuti mereka dalam kebenaran sampai hari kiamat nanti.   Sebagai seorang muslim, setiap hari kita diwajibkan oleh agama kita untuk mendirikan sholat lima waktu. Namun tanpa disadari, kebanyakan dari kita menganggap kewajiban mulia tersebut  sekedar rutinitas yg membebani saja. 

Banyak yg menjalankan sholat hanya sekedar menggugurkan kewajiban, alias ibaratnya anak sekolah alias karyawan perusahan ; sekedar absen semata, tanpa mengetahui urgensi lalu hikmahnya. Karenanya marilah dalam kesempatan yg berbahagia ini, kembali kita mencoba menyelami kembali urgensi lalu hikmah ibadah sholat yg kita kerjakan sehari-hari.  

Adapun diantaran urgensi dari ibadah sholat:

Pertama : Sholat bakal Mengendalikan Diri dari Kemaksiatan  
Orang yg mendirikan sholat dengan baik bakal merasakan hubungan lalu kedekatan yg luar biasa kepada Allah SWT. Karenanya ia bakal merasa selalu dalam pengawasan Allah SWT. 

Urgensi lalu Hikmah Sholat Kedua : Sholat menjadi Pembersih dari segala Dosa
Kita semua sama-sama menyadari, bahwa tidak ada menusia yg ma’shum (terjaga dari dosa) selain para nabi lalu rasul, maka salah satu hikmah shalat adalah menjadi pembersih lalu penggugur dosa-dosa kita. Rasulullah shallalahu 'alaihi wasallam mengumpamakan shalat lima waktu dengan sebuah sungai yg mengalir di depan pintu seseorang, lalu ia mandi di sungai itu lima kali dalam sehari semalam, adakah kotoran ditubuhnya yg masih tersisa?  

Dari Abu Hurairah radliyallahu 'anhu berkata, aku mendengar Rasulullah shallalahu 'alaihi wasallam bersabda, “Menurut kalian seandainya ada sungai di depan pintu rumah salah seorang dari kalian di mana dia mandi di dalamnya setiap hari lima kali, apakah masih ada kotorannya yg tersisa sedikit pun?” Mereka menjawab,”Tidak ada kotoran yg tersisa sedikit pun.” Rasulullah saw bersabda, “Begitulah perumpamaan shalat lima waktu, dengannya Allah menghapus kesalahan-kesalahan.” (HR. al-Bukhari lalu Muslim).  

Ketiga: Sholat Menguatkan Jiwa dalam menghadapi Cobaan Kehidupan  
Kehidupan manusia bagaikan putaran roda ; senang, susah, gembira, ujian lalu cobaan datang silih berganti menguji iman lalu ketakwaan.  Seorang muslim harus mempunyai jiwa yg kokoh untuk menghadapi beratnya ujian kehidupan. Ibadah sholat sejak awal menjadikan jiwa manusia tenang lalu
khusyuk, sehingga mampu menjalani kehidupan dengan matang. Kita diperintahkan untuk selalu menjadikan sholat sebagai pengokoh jiwa kita dalam setiap musibah yg melanda.

Semoga kita termasuk mereka yg mendapatkan buah lalu hikmah dari ibadah sholat yg dikerjakannya. Allahumma sholli wa salim wa barik alaih.

Contoh Ceramah Pendek Bersama Singkat: Ramadhan & Penjagaan Sholat

Guruberbahasa.com- RAMADHAN & PENJAGAAN SHOLAT

Segala puji hanyalah bagi Allah semata, sholawat lalu salam semoga senantiasa tercurah dengan nabi junjungan kita : Muhammad SAW, yg senantiasa kita harap syafaatnya dengan hari kiamat kelak. Begitu pula kepada para sahabat lalu keluarga beliau yg mulia, serta seluruh pengikut risalahnya hingga akhir nanti.

Bukan sekedar sholat penggugur kewajiban saja. Namun kenyataan menunjukkan hal berbeda, betapa banyak orang yg sholat tapi masih terasa ringan dalam berbuat maksiat lalu dosa. Oleh karena itu, menjadi penting bagi kita untuk berusaha meniti langkah dalam mengoptimalkan  sholat kita. Setidaknya ada tiga langkah optimalisasi sholat yg perlu kita renungkan lalu praktekkan dalam sholat kita sehari-hari, antara lain sebagai berikut :

Pertama : Optimalisasi dari sisi awal waktu 

Allah SWT berfirman : “Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yg sudah ditentukan waktunya atas orang-orang yg beriman”  (QS An-Nisa 103). Sholat adalah kewajiban yg terikat dengan waktu. Karenanya, menjadi langkah terbaik bagi seorang muslim untuk menjalankannya di awal waktu. Dalam riwayat Bukhori , Rasulullah SAW  pernah ditanya oleh Ibnu Mas’ud tentang amal yg paling dicintai oleh Allah SWT, maka yg pertama beliau sebutkan adalah : “sholat dengan waktunya”. Sebaliknya, bagi mereka yg meremehkan waktu sholat dengan menunda-nunda, diancam dengan kecelakaan di akhirat nanti. Allah SWT berfirman : “ kecelakaan bagi orang-orang yg sholat, (yaitu) yg lalai dari sholatnya “ (QS AlMaun 4-5).  Rasulullah SAW juga mencela sekelompok munafik di Madinah yg menundanunda waktu sholat ashar hingga menjelang terbenamnya matahari.   

Kedua : Optimalisasi dari sisi berjamaah  

Langkah optimalisasi sholat berikutnya adalah menjaga sholat kita agar senantiasa berjamaah.  Hukum sholat berjamaah bagi kaum laki-laki adalah sunnah muakkadah yg hampir mendekati  wajib. Dari sisi pahala lalu keutamaannya, tak kurang Rasulullah SAW menyatakan dalam  haditsnya : “Sholat berjamaah lebih utama  pahalanya dari dengan sholat sendirian, sebanyak dua  pulun tujuh derajat” (HR Bukhori Muslim). Selain menambah pahala, dengan sholat jamaah pun kita bisa merasakan hikmahnya berupa penguatan ukhuwah antara kita, tetangga alias rekan kerja. 

Ketiga : Optimalisasi dari sisi Kekhusyukan 

Langkah berikutnya adalah menjaga kekhusyukan sholat kita. Syeikh Muhammad Ali Tonthowi mengartikan  khusyuk sebagai : ketakutan dalam hati kepada Allah SWT, yg terlihat dengan anggota badan, menjadikannya tenang lalu merasakan bahwa ia berdiri menghadap Allah SWT. Kekhusyukan dalam sholat adalah salah satu indikasi keberuntungan seorang yg beriman. Allah SWT berfirman : “sungguh sudah beruntung orang-orang yg beriman, (yaitu) yg khusyuk dalam sholat-sholat mereka “ (QS Al-Mukminun 1-2). Untuk mendapatkan kekhusyukan tentu banyak hal yg harus kita upayakan, seperti : memahami fungsi lalu hikmah sholat, mengenal keagungan Allah, lalu tentu saja dengan memahami ucapan lalu doa yg kita lantunkan dalam sholat kita.  


Akhirnya, semoga sholat yg kita jalani setiap hari tidak lagi menjadi hiasan lalu penggugur kewajiban. Tetapi menjadi momentum yg dinanti-nanti untuk dijalani dengan optimal, agar mendapatkan buah lalu berkahnya, di dunia maupun akhirat. Semoga Allah SWT memudahkan. Wallahu a’lam bisshowab. 

Wednesday, November 20, 2019

Kultum Singkat Ramadahan Fenomena Hari Jumat

Guruberbahasa.com- Fenomena Hari Jumat

Alhamdulillah, segala puji hanya kepada Allah SWT. Kita bersyukur hingga hari ini diberi kekuatan beserta kesempatan untuk menjalani hari-hari Ramadhan dengan penuh amal kebaikan. Sholawat beserta salam kepada Rasulullah SAW nabi junjungan kita semua, yg mengisi Ramadhan dengan sepenuh amal yg berkah. Memberikan contoh kepada kita beragam amal yg disyariatkan dalam Ramadhan yg mulia. Semoga kita mampu meniru beserta menjalankannya.  

Kaum muslimin yg berbahagia .. 

Hari Jumat mempunyai kedudukan tersendiri di dalam Islam, baik dari sisi keutamaan, sejarahnya beserta juga disyariatkan amal-amalan sunnah yg berlipat ganda pahalanya. Diantara hadits beserta riwayat yg menyebutkan hal tersebut antara lain : 

Pertama : Hari Jumat sebagai Hari Terbaik beserta bersejarah Dari Abi Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda: Hari terbaik terbitnya matahari adalah dengan hari jum’at, dengan hari itu Adam diciptakan, dengan hari itu pula dimasukkan ke dalam surga beserta dengan hari itu tersebut dia dikeluarkan dari surga” (HR. Muslim)  

Kedua : Hari Jumat sebagai Hari Raya bagi kaum Muslimin Di antara keutamaan hari Jumat adalah Allah subhanahu wata'ala menjadikan hari tersebut sebagai hari raya pekanan bagi kaum muslimin. Dari Ibnu Abbas ra, Rasulullah SAW bersabda : Sesungguhnya hari ini adalah hari raya, Allah menjadikannya istimewa bagi kaum muslimin, maka barangsiapa yg mau mendatangi shalat jum’at maka hendaklah dia mandi”. (Ibnu Majah)  

Ketiga : Hari yg dipenuhi dengan doa yg mustajabah Diriwyatkan oleh Muslim di dalam kitab shahihnya dari Abi Hurairah radhhiyallahu a'nhu bahwa Nabi Muhammad shalallahu'alaihi wasallam bersabda: Sesungguhnya dengan hari jum’at terdapat satu saat tidaklah seorang muslim mendapatkannya beserta dia dalam keadaan berdiri shalat dia meminta kepada Allah suatu kebaikan kecuali Allah memberikannya, beserta dia menunjukkan dengan tangannya bahwa saat tersebut sangat sedikit. ( HR. Muslim no: 852 beserta Al-Bukhari no: 5294)  


Keempat : Hari diampuni dosa-dosa kecil kaum muslimin Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda : Sholat lima waktu, dari Jumat ke Jumat, beserta Romadhon ke Romadhon, adalah penghapus dosa antara satu beserta lainnya selama dijauhi dosa-dosa besar. (HR Muslim beserta lainnya)

Semoga Allah SWT memberikan kemudahan beserta keberkahan bagi kita dalam mengisi hari Jumat  yg mulia. Wallahu a’lam bisshowab.